oleh

Aktvis Kanada Teliti dan Obrservasi TKW Bermasalah

MAJALENGKA-Cukup tingginya angka tenaga kerja wanita (TKW) asal Majalengka yang bermasalah, menarik animo salah satu aktivis/lembaga pegiat perempuan asal Kanada untuk melakukan penelitian dan observasi terhadap para TKW yang pernah mengalami masalah. Penelitian tersebut dilakukan di sekretariat forum komunitas keluarga buruh migran Indonesia (KKBM) Majalengka di kawasan Lemahsugih.

Koordinator forum KKBM Majalengka Ida Neni Wahyuni menjelaskan, pihaknya kedatangan lembaga pegiat perempuan asal Kanada bersama organisasi UN Women. Menjadikan kisah dan pengalaman pahit para TKW bermasalah asal Majalengka sebagai bahan observasi.

Menurutnya, kegiatan ini selain untuk mengobservasi dan penelitian, juga dilakukan dokumentasi berupa pembuatan film documenter. Tema serta substansi alurnya seputar penyebab TKW asal Majalengka banyak mengalami masalah dan kekerasan saat bekerja di luar negeri, maupun pada proses menjelang pemberangkatan. “Jadi bulan depan ada hari anti kekerasan terhadap perempuan migran di Kanada. Nah UN women dengan konsultan Kanada dan Bangladesh membuat penelitian mengenai penyebabnya,” ujar dia.

Menurutnya, para model yang dijadikan subjek observasi ada lima orang mangan TKW, yang masing-masing kasusnya adalah korban TPPO, kekerasan, ekonomi (tidak diupah), kekerasan/pelecehan seksual, tekanan psikologis, dan kekerasan fisik.“Selama proses observasi dan penelitian ini, mereka juga dibuatkan menjadi model video dokumenter. Dan katanya akan ditayangkan di Kanada pada saat peringatan hari anti kekerasan perempuan,” imbuhnya. (azs)

News Feed