oleh

Puskesos Bantu Tangani Persoalan Sosial

MAJALENGKA- Desa Sukaraja Kulon Kecamatan Jatiwangi, menjadi salah satu desa yang telah membentuk Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat desa. Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Drs Asep Sasa Purnama MSi sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sukaraja Kulon. Karena menurutnya, Puskesos akan menjadi mitra strategis dalam menyinergikan program kesejahteraan sosial di tingkat desa.
“Jadi Puskesos ini sebetulnya amanat Undang-Undang Kesejahteraan Sosial Nomor 11 tahun 2009. Berarti sudah 11 tahun. Nah tentu langkah yang diambil oleh Desa Sukaraja Kulon  sangat baik, dan strategis di saat persoalan-persoalan sosial di setiap desa juga semakin dinamis,” ungkapnya usai melaksanakan kunjungan kerja di Desa Sukaraja Kulon, Sabtu (11/7).

Dirinya mengatakan berdasarkan pengalaman di wilayah lain, kehadiran Puskesos ini, telah banyak membantu terutama dalam menangani masalah-masalah kemiskinan, keterlantaran, dan kesesatan dengan tujuan agar mereka yang memiliki masalah, bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

“Bahkan salah satu tugas puskesmas adalah membantu dalam menyediakan data kesejahteraan sosial dan melakukan verifikasi di level yang paling bawah dan dia langsung bersentuhan dan kordinasi dengan RW dan RT, jadi luar biasa ini,” ucapnya.

Selain itu dirinya juga memimpikan data yang ada di pusat akan terkoneksi dengan data Puskesos. Dirinya juga berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama, Puskesos bisa hadir di seluruh desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

“Karena ini amanat undang-undang. Jadi bukan agenda sembarangan. Ini agenda sangat strategis dan mulia. Puskesos ini juga sebetulnya satu strategi bagaimana memperkuat, pembangunan kesejahteraan di tingkat desa dan kelurahan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial dr H Gandana Purwana Mars mengatakan tiap desa nantinya diharuskan melaksanakan program dari Kementerian Sosial. Yaitu membangun Puskesos untuk mengelola permasalahan-permasalahan sosial yang ada di desa.

“Semua tenaganya dari TKSK , pemerintah desa untuk mengelola masalah sosial yang ada di desa. Bahkan nanti dalam penyaluran bantuan data yang akan di ambil adalah data dari Puskesos. Untuk Majalengka mungkin tahun sekarang akan dibentuk dan sebagainya percotohan salah satunya adalah Desa Sukaraja Kulon,” Jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Sukaraja Kulon Iding Jaenudin SPd mengatakan di Kabupaten Majalengka baru ada 3 tiga desa yang membentuk Puskesos.

“Dengan adanya upaya ini saya berharap ada sinergitas dengan pemerintah daerah dan pusat. Jangan sampai desa membentuk Puskesos sedangkan di tataran Kabupaten belum siap. Saya juga berharap dengan adanya Puskesos Sagraha Raharja Sukaraja Kulon, para relawan bisa menolong masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Mudah-mudahan nama ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melayani masyarakat,” ujarnya.(bae)

News Feed