oleh

Sumber Kulon Bangun Sarana Olahraga

MAJALENGKA– Sebagai salah satu desa Maju di Kabupaten Majalengka, Pemerintah Desa Sumber Kulon Kecamatan Jatitujuh terus melakukan percepatan pembangunan, terutama sarana olahraga.

“Itu merupakan salah satu pemenuhan angka Indeks Desa Membangun (IDM) serta memanfaatkan bantuan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020,” kata kepala desa Sumber Kulon, Kibagus Wardilah, Senin (3/8).

Ia mengatakan, sebagai upaya mewujudkan kemajuan perkembangan warga khusunya di bidang olahraga, pemerintah desa manfaatkan dana desa membangun infastruktur fisik berupa pembangunan sarana olahraga.

Penggunaan DD untuk pembangunan sarana ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dari pemerintah desa untuk membangun sarana dan prasarana olahraga di tingkat desa. Karena saat ini mayoritas desa di Indonesia masih minim fasilitas olahraga.

Pihaknya sudah menyediakan lahan seluas 3,2 hektar yang nantinya diperuntukan lapangan sepakbola, lapangan futsal, dan dua bidang lapangan voli.

“Total anggaran yang kami sediakan sebesar Rp203 juta,” katanya.

Ki bagus menambahkan, sesuai dengan harapan dan keinginan warga, Desa Sumber Kulon belum mempunyai sarana olahraga yang mumpuni. Sehingga pembangunan tersebut disepakati melalui Musrembangdes.

Adapun tujuan pelebaran lapang tersebut tidak lain untuk fasilitas olahraga. Dengan begitu masyarakat baik itu dari warga Desa Sumber Kulon dan dari luar desa bisa menggunakan fasilitas yang tersedia. Terutama generasi milenial yang selama ini masih ketinggalan dalam olahraga sepak bola.

“Dengan hadirnya lapang Sumber Kulon, diharapkan banyak mencetak pemain bola yang andal ke depannya,” harapnya.

Nantinya, lanjut dia, posisi lapangan akan ditinggikan. Di sekeliling lapangan akan dibuat jogging track dan drainase. Luas  lapangan sendiri 3,2 hektar, sementara untuk lapangan sepakbola standar nasional seluas 80 x 100 meter.

Kibagus Wardilah mengajak kepada masyarakat agar sama-sama memelihara lapangan tersebut. Pemdes sendiri sudah memfasilitasi sarana olahraga yang sangat didambakan oleh warga, terutama kaum pemuda.

“Kita sedang berupaya, nantinya  warga harus benar-benar merawat dan menjaga dengan baik,” imbuhnya.

Disamping itu, irigasi sengaja dibuatkan untuk saluran air agar jangan sampai menggenang. Karena kalau tidak di buat aliran irigasi bisa mengakibatkan kerusakan pada lapangan sepak bola. Dengan dipasangnya pemagaran bertujuan agar terlihat rapi, dan untuk menjaga arena lapangan.

Lapangan ini bukan hanya dipergunakan untuk bermain bola saja, akan tetapi bisa di pergunakan acara kenegaraan seperti upacara peringatan 17 Agustus dan acara lainya. (ono)

News Feed