oleh

Koperasi Al-Barokah Membawa Optimisme

MAJALENGKA – Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-73, Pemkab Majalengka dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KKUKM) menyelenggarakan Peringatan Hari Koperasi ke-73 tahun 2020 tingkat Kabupaten Majalengka, di lapangan tenis Setda, Kamis (10/9).

Selain bupati, turut hadir dalam acara tersebut sekretaris daerah, para staf ahli, Asisten Daerah Kabupaten Majalengka, unsur Forkopimda, Kepala Dinas KKUKM, Ketua Dewan Koperasi Daerah Majalengka, Dirut PD SMU, Rektor Unma, pimpinan ritel modern, GM Telkom wilayah Cirebon, dan para pelaku UMKM.

Kepala Dinas KKUKM DR Ir H Sadili MSi mengatakan, peringatan Hari Koperasi seyogyanya digelar 12 Juli. Tetapi melihat perkembangan situasi pandemi, maka baru diselenggarakan kemarin dengan menyesuaikan protokol kesehatan. Di mana digelar dengan tidak mengikutsertakan semua stakeholder terkait koperasi dan UMKM, tetapi hanya perwakilan saja.

Di tengah pesimisme sebagaian besar masyarakat terhadap keberadaan koperasi, pihaknya masih mendapat hal yang menjadi optimisme mengenai koperasi. Hal tersebut ditandai salah satu koperasi wanita di Desa Jerukleueut Kecamatan Sindangwangi bernama Koperasi Al-Barokah.

Koperasi tersebut memiliki anggota ibu-ibu berjumlah 267 orang, namun dalam pengelolaan manajemen koperasinya sampai sekarang berhasil menghimpun aset Rp3 miliar dengan SHU hampir Rp400 juta dalam setahun.

Melihat geliat keberhasilan dari Koperasi Al-Barokah ini, Sadili melihat dua hal yang menjadi dasar filosofi yang dijalankan yakni kehati-hatian dan kejujuran. Jujur dalam pengelolaan dan hati-hati dalam mengalokasikan dana kredit kepada anggota.

“Dengan konsep sederhana itu kami yakin bisa menjadikan keyakinan semua, bahwa koperasi bisa mensejahterakan anggotanya dengan keberhasilan Koperasi Al-Barokah. Kami juga berharap keberhasilan Koperasi Al-Barokah menginspirasi dan bisa diikuti koperasi-koperasi lain di seluruh Majalengka,” ujar Sadili.

Sementara Bupati Majalengka DR H Karna Sobahi MMPd mengucapkan selamat hari Koperasi ke-73, dan juga UMKM ke-5 tahun 2020 tingkat Kabupaten Majalengka. Meskipun peringatannya terlambat dari karena penyebaran Covid-19 di Kabupaten Majalengka tidak kunjung landai, tetapi yang paling penting dapat memaknai kelahiran pilar penting perekonomian nasional untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Bupati juga menyampaikan di masa pandemi Covid-19, peranan koperasi dan UMKM sangat penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat dan menggerakkan perekonomian nasional. Sehingga melalui momentum peringatan Hari Koperasi ke-73, bupati mengajak kepada seluruh masyarakat terutama para kepala desa, camat, kepala OPD untuk kembali mengembangkan koperasi di pedesaan, kantor dinas maupun di lembaga masing-masing.

Hal tersebut sebagai upaya menumbuhkan kembali koperasi khususnya koperasi komunitas di pedesaan, agar menjadi sebuah gerakan yang melibatkan semua pihak yang dilaksanakan secara berkelanjutan sampai benar-benar koperasi tumbuh kembali di tengah masyarakat.

“Saya minta kepada kepala desa untuk memfasilitasi pembentukan koperasi wanita. Koperasi ini nantinya dikawal keberlangsungan dan kelancaran usahanya, melalui koperasi ini diharapkan kebutuhan pembiayaan rumah tangga bisa ditanggulangi,” ujar bupati.

Sementara dalam upaya penanganan Covid-19 mengharuskan pembatasan mobilitas masyarakat. Sehingga berdampak pada tingkat konsumsi masyarakat dan berimbas pada tingkat penjualan para pelaku UMKM. Menyikapi hal itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan Gerakan Bangga Buatan Indonesia.

Gerakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat atas produk lokal dalam negeri, sehingga para pelaku UMKM dapat terus berjalan perekonomiannya. Pemkab Majalengka juga mengeluarkan Gerakan penumbuhan Koperasi Komunitas di Pedesaan sinergi bersama BUMDes, kemudian Gerakan Beli dan Bangga Buatan Indonesia dengan memberdayakan potensi produk lokal asli Majalengka.

“Selain itu hadirnya Market Place Raharja Mart sebagai media pemasaran produk UMKM Majalengka, dengan kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM dan Koperasi di Kabupaten Majalengka,” jelas Bupati. (iim)

News Feed