oleh

Pendekar Cilik Meriahkan Pergelaran Pencak Silat

MAJALENGKA-Ratusan pendekar pencak silat ikut memeriahkan pergelaran seni dan budaya yang dilaksanakan Yayasan Ciraga Braja Manggala Silihwangi, Blok Tarikolot, Desa Kulur Kecamatan Majalengka, Sabtu (12/9). Pembina Yayasan Deddy Ahdiyat didampingi Ketua Yayasan, Saleh Djuanta, mengatakan pergelaran ini dilaksanakan karena dirinya melihat keberadaan seni budaya pencak silat mulai pudar.

Oleh karena itu, untuk mengembangkan dan melestarikan pencak silat, Yayasan Ciraga Braja Manggala Silihwang, menggelar pentas seni dan budaya di Desa Kulur. “Bahkan dalam pelaksanaannya, selain menampilkan pencak silat dari para pendekar digelar pertunjukan karinding, sampyong, debus dan atraksi king kobra. Hal ini dilakukan untuk mengupayakan, memajukan dan melestarikan budaya bangsa yang kita miliki,” ungkapnya.

Selain itu dirinya mengatakan pencak silat akan menjadi media pemersatu di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dengan tujuan untuk mengaktualisasi nilai-nilai kearifan lokal.

“Dengan begitu mental masyarakat dapat terjaga dari paham-paham radikalisme dan terorisme. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menjaga silaturahmi antar perguruan silat di Majalengka sehingga dapat menjaga perdamaian di masyarakat,” jelasnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Yusmanto SPd MT, menambahkan kearifan lokal yang dibangun Yayasan Ciraga Braja Manggala Silihwangi menggunakan pengembangan pencak silat. Diharapkan pencak silat ini juga bisa menjadi media pelopor perdamaian.

“Mudah -mudahan dengan media tersebut dapat menjadi penyejuk dan setelah mendapat fasilitasi dari kemensos, ada pengembangan persatuan yang tumbuh di masyarakat,” tambahnya.

H Jefry Romdonny Anggota DPR RI yang juga ikut hadir dan sangat mengapresiasi program tersebut. Sebagai anggota legislatif dari Kabupaten Majalengka dirinya akan terus berupaya memberikan dukungan untuk berbagai kegiatan kebudayaan.
“Budaya kita jangan sampai tergeser oleh budaya luar. Saya berharap pengembangan kearifan lokal ini bisa memperkuat rangsangan bagi generasi muda untuk menekuni pencak silat yang saat ini tidak hanya sebagai warisan budaya saja, tetapi menjadi salah satu jalur prestasi di bidang olahraga,” ungkapnya.(bae/opl)

 

News Feed