oleh

Protokol di SMPN 1 Ligung Ketat

MAJALENGKA –  Tak ingin ada kerumunan, SMP Negeri 1 Ligung melarang para pedagang berjualan di sekitar sekolah. Hal ini berlaku untuk semua pedagang, baik pedagang asongan maupun kantin sekolah.

Pelarangan ini adalah tindak lanjut dari edaran Kadisdik Kabupaten Majalengka, terkalit dibukanya kembali belajar secara tatap muka untuk sekolah di wilayah aman atau bukan zona merah. Kecamatan Ligung sendiri termasuk zona aman. Sehingga untuk SMP Negeri 1 Ligung diperbolehkan melaksanakan belajar tatap muka.

Kepala SMP Negeri 1 Ligung, Nono Sumarna mengatakan sekolahnya melaksanakan belajar secara tatap muka. Meski begitu pihaknya benar-benar menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan covid-19.

Nono juga menjelaskan, dalam pelaksanaan belajar tatap muka, pihak sekolah terlebih dahulu mempersiapkan sarana dan prasarana pencegahan covid-19. Seperti wastafel atau tempat cuci tangan dan hand sanitizer di gerbang sekolah ataupun ruang kelas. Semua siswa, lanjut dia, wajib melakukan cuci tangan dengan sabun sebelum melakukan kegiatan belajar. Setiap siswa beserta warga sekolah lainnya wajib memakai masker. Jika tidak mengenakan masker, sekolah tidak mengizinkan mereka masuk ke area sekolah.

“Pada intinya, di SMP Negeri 1 Ligung ini penerapan protokol kesehatannya sangat ketat. Hal ini bertujuan agar kita semua bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ujar Nono.

Lebih jauh Nono mengatakan, untuk penerapan physical distancing atau jaga jarak, dalam pelaksanaan belajar tatap muka tersebut, sistem belajar dibagi dua shift. Shift pagi dimulai jam 07.00-10.00 WIB. Sementara shift siang dari jam 10.00-13.00 WIB.

“Masing-masing shift hanya 3 jam, sehingga para siswa tidak berlama-lama di sekolah,” ucapnya.

Sebelum melaksanakan kegiatan belajar tatap muka kata Nono, sekolah sudah disidak oleh Camat Ligung selaku Ketua Gugus Tugas Tingkat Kecamatan.
Terpisah, Camat Ligung H Maman Komarudin selaku Ketua Gugus Tugas Tingkat Kecamatan, membenarkan penerapan protokol kesehatan di sekolah di Kecamatan Ligung khususnya di SMP Negeri 1 Ligung cukup baik.
Namun pihaknya akan terus mamantau perkembangan penyebaran covid 19 khususnya di sekolah.

“Karena kalau kita lihat grafik penyebaran angka positif cukup tinggi. Sehingga masyarakat harus rajin menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya. (bae)

News Feed