oleh

Gandeng Mahasiswa Sosialisasi Antikorupsi

MAJALENGKA – Dalam rangka mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, calon asesi penyuluh pemberantasan korupsi di Kabupaten Majalengka, melaksanakan sosialisasi antikorupsi, Kamis (15/10).

Calon asesi penyuluh Hasanudin mengatakan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan bersama mahasiswa Universitas Majalengka Fakultas Ekonomi. Tema materi yang disampaikan adalah peran mahasiswa dalam membangun generasi berintegritas dan antikorupsi.

“Apalagi para mahasiswa ini merupakan agen perubahan dan kontrol sosial. Oleh karena itu, akan sangat penting jika sosialisasi ini bisa disampaikan kepada mahasiswa. Dengan tujuan agar lebih bergairah untuk melaksanakan kontrol sosial terhadap tindak pidana korupsi,” jelasnya.

 

Selain itu, Hasan juga mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam upaya pencegahan. Karena bagaimanapun dalam upaya pemberantasan korupsi ini terdiri dari dua bagian yang harus dilakukan, yaitu penindakan dan pencegahan.

Dalam sosialisasi ini, disampaikan juga, Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana.

Disampaikan juga aplikasi berbasis android yakni aplikasi jaga bansos yang sudah bisa diakses oleh masyarakat, dengan tujuan untuk mencegah praktik korupsi, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial pada masa pandemi Covid-19.

 

“Pengguna bisa melaporkan setiap keganjilan yang ditemukan dalam penyaluran bansos, dan akan direspons dalam waktu paling lama tiga hari. Sesuai dengan PP Nomor 71 Tahun 2000 data alamat pelapor akan dihasiakan,” jelasnya. (bae)

News Feed