Budidaya Lobster Air Tawar, Berikut Potensi dan Peluangnya

oleh -45 views
Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kemenko, H Erdiryo dan perwakilan Direksi Bank BJB, H Rosyid foto bersama. (Foto: Istimewa)
Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kemenko, H Erdiryo dan perwakilan Direksi Bank BJB, H Rosyid foto bersama. (Foto: Istimewa)

MAJALENGKA – Asisten Deputi (Asdep) Kementerian Ekonomi (Kemenko) Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Kabupaten Majalengka.

Tujuannya, guna kerja sama pengembangan kemitraan  budi daya lobster air tawar ke  Kantor Cabang PT Bibit Alam (BA) Sampoerna Majalengka di Komplek KPU Lingkungan Giri Asih 5 RT 04 RW 04 Kelurahan Majalengka Wetan,  Kecamatan Majalengka, Sabtu (16/10) lalu.

Kunjungan Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kemenko, H Erdiryo didampingi Direksi Bank BJB, H  Rosyid.

Diharapkan  Asdep Erdiryo,  pengembangan  lobster  air tawar  ke depan bisa jadi klaster yang terintegrasi mulai dari budidaya, pendampingan, opotiker hingga pembiayaan dapat dilakukan  melalui komunitas atau kelompok Ikatan Pensiunan Camat (IPCM) Kabupaten Majalengka.

“Pengembangan ikan lobster air tawar ini bisa dikembangkan di wilayah Ciayumajakuning, dan Kabupaten Majalengka bisa menjadi percontohan,” ujarnya kepada wartawan, usai meninjau pembibitan lobster air tawar di Kelurahan Majalengka Wetan, akhir pekan kemarin.

Sementara itu, Kepala Cabang PT BA Sampoerna Majalengka, H Swasono Pramono DJ bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Asdep H Erdiryo dan H Rosyid dari Direksi BJB.

Diungkapkan H Pramono yang  juga Sekretaris Ikatan Pensiunan Camat Majalengka (IPCM), pihaknya siap untuk  mengembangkan lobster di Kabupaten Majalengka.

Menurut mantan Camat Rajagaluh, Sekda Majalengka, Drs  H Eman  Suherman  MM  pun sangat mendukung  pengembangan lobster air tawar dengan program kemitraan yang dikembangkan PT  Bibit Alam (BA) Sampoerna.

Diceritakan suami Hj  Tuti Hastuti SKM, Kepala UPT Labkesda  Kabupaten  Majalengka  ini, setelah   ia   mengabdi selama 36 tahun menjadi PNS kini telah memasuki masa purnabakti, ingin  tetap produkif dan berkarya untuk keluarga dan masyarakat.

Karenanya setelah  mendapatkan informasi peluang usaha dan kemitraan pengembangan lobster dari adik bungsunya yang lama bekerja di Amerika, Wisnu Budi, dirinya merasa tertarik  untuk ikut bermitra dan  bergabung  bersama PT BA Sampoerna yang kantor pusatnya di Kediri, Jawa Timur.

Mantan Camat Rajagaluh ini menegaskan sebelum memutuskan untuk bergabung dengan PT BA Sampoerna, ingin meyakinkan dulu keabsahan dan legalitas hukum keberadaan PT BA Sampoerna tersebut hingga ke Dirjen Kementerian Hukum dan HAM RI  serta referensi  lainnya.

“Saya tidak ingin bisnis investasi CSI yang pernah  booming  dan akhirnya banyak merugikan masyarakat Majalengka terulang kembali. Saya ingin uang yang diinvestasikan tidak sia-sia dan merugi, sehingga setelah musyawarah dengan keluarga saya bergabung dengan  Cabang PT BA Sampoerna dan menjadi Kepala  Cabang Majalengka,” beber mantan Kabag Humas Setda  Majalengka  dan  Inspektorat ini.

Menurutnya, potensi lobster air tawar  untuk dikonsumsi dan  industri lobster air tawar  bisa  dinikmati  pedagang kaki lima  hingga restoran bintang 5. 

Diakui Pramono, dirinya telah kontrak dengan PT BA Sampoerna 50 paket  kemitraan bibit lobster yang masing-masing paket sebesar Rp2 juta.

Dia bersyukur dan berterima kasih kepada Sekda Eman Suherman dan para anggota IPCM beserta para undangan yang sudah menghadiri  acara sosialisasi  program kemitraan bibit lobster beberapa waktu lalu.

“Saya yakin dengan program  bisnis dan kemitraan  PT BA Sampoerna    yang   aman, profesional dan terpercaya tersebut sangat menguntungkan,” pungkasnya. (ara/adv/radar majalengka)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.