Bupati Jamin Vaksin Aman dan Halal

oleh -9 views
TIDAK LOLOS DIVAKSIN: Bupati Dr H Karna Sobahi MMPd mengikuti prosedur skrining (pemeriksaan) sebelum divaksin.

 MAJALENGKA – Mulai hari ini Selasa (2/2) pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan (nakes) secara serentak bakal dilakukan setelah penyelenggaraan launching kegiatan pemberian vaksin dilakukan di Pendopo Majalengka, Senin (1/2). Bupati Majalengka membuka kegiatan vaksinasi bagi 10 pejabat publik.

“Dimulainya pemberian vaksin terhadap 10 orang pejabat ini sebagai upaya memberikan contoh kepada masyarakat terlebih dahulu kalau vaksinasi itu aman. Sehingga ini sebagai salah satu upaya untuk meyakinkan masyarakat,” kata bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd disela membuka kegiatan launching vaksinasi, Senin (1/2).

Dijelaskan pria yang juga Ketua Umum Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kabupaten Majalengka ini bahwa vaksin ini sebagai upaya keamanan. Pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) kepada simpul-simpul kementerian agama (Kemenag) guna menyosialisasikan sebagaimana imbauan dari Menag bahwa vaksin ini telah dinyatakan halal.

“Kita instruksikan juga kepada 1.020 masjid secara rutin agar setiap khotib dalam kegiatan salat jumat itu untuk menyosialisasikan vaksin ini. Karena vaksin merupakan upaya besar yang dilakukan oleh pemerintah untuk mencegah lebih dini terhadap seseorang tertular oleh virus dan bertujuan memperkuat imunitas rakyat,” tegasnya.

Karenanya, bupati berpesan kepada satgas di seluruh kecamatan dan LO guna memberikan edukasi, sosialisasi untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan informasi yang mengandung spirit. Namun demikian, yang terpenting pencegahan dan antisipasi Covid-19 dengan 3M yakni pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Negeri ini harus diselamatkan dari pandemi dan wabah. Sehingga perlu sosialisasi secara maksimal. Teman-teman LO saat mengunjungi kecamatan binaannya agar langsung menyosialisasikan. Jangan dibiarkan petugas stres karena rakyat tidak mau divaksin,” imbaunya.

Bupati meyakini dari jumlah dosis vaksin di kabupaten Majalengka ini maka untuk penduduk sekitar 60-70 persen rakyat akan diberikan vaksin guna memutus mata rantai Covid-19. Satgas nantinya harus penuh dengan persuasif dan keramahan dalam menghadapi pasien yang akan di vaksin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka H Alimudin SSos MM MMKes menambahkan mulai besok (hari ini, red) vaksin sudah bisa didistribusikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di 32 puskesmas di Kota Angin.

Alimudin menyebutkan sasaran vaksinasi Covid-19 untuk Kabupaten Majalengka tercatat sebanyak 722.714 orang. Itu terdiri dari tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 4.306, pelayan publik 32.185 orang, masyarakat rentan 326.259 orang, masyarakat umum 216.267 orang dan pelaku ekonomi dan masyarakat rentan lainnya (lansia) sebanyak 143.697 orang.

“Untuk tahap pertama ini sasarannya kepada nakes di Kabupaten Majalengka berjumlah 3.910 nakes. Adapun 10 orang diberikan pada launching ini. Sementara total kebutuhan bagi tenaga kesehatan sebanyak 4.306 dosis,” tandasnya. (ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *