Cakupan Vaksinasi Baru 28 Persen, Bupati Karna: Vaksinnya Itu Yang Sulit

oleh -9 views
Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi MMPd. (Foto: Dokumen)
Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi MMPd. (Foto: Dokumen)

MAJALENGKA – Bupati Dr H Karna Sobahi MMPd angkat bicara terkait kembalinya Kota Angin masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Indikator PPKM di suatu daerah bukan lagi dilihat dari angka konfirmasi positif Covid-19, melainkan cakupan vaksinasi.

“Sekarang itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri bahwa standar Level PPKM itu bukan lagi diukur masalah konfirmasi positif Covid-19, melainkan target vaksinasi,” kata Karna usai menghadiri kegiatan KAHMI, di Gedung Graha Sindangkasih, Kamis (7/10).

Bupati menyebutkan rata-rata cakupan vaksinasi di Majalengka baru mencapai 28 persen. Pihaknya mengakuim, kesulitan yang dialami Pemkab Majalengka bukan masalah vaksinator, maupun masalah anggaran dari pemda. Begitu juga dengan fasilitas serta personel sejatinya sudah disiapkan.

“Hanya masalah di kita itu droping vaksinnya. Vaksinasi di daerah itu kan belinya dari pusat. Kalau bisa beli, kami beli. Tetapi kan masalah vaksinnya itu yang sulit,” katanya.

Karna memastikan angka konfirmasi di Kabupaten Majalengka dalam beberapa pekan terakhir ini relatif landai. Tambahan kasus konfirmasi tidak sampai melebihi 10 kasus dalam setiap harinya. Namun kendala droping vaksin dari pusat masih terbatas sehingga pihaknya kesulitan dalam melakukan kegiatan vaksinasi tersebut.

“Angka meninggal dunia juga sudah tidak ada. Angka cakupan vaksinasi saat ini jika dihitung jumlahnya bisa sama dengan tiga kota yang naik di level dua. Karena memang tiga kota itu kecil jadi persentase cakupannya tinggi,” tandas Karna.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) H Agus Susanto menambahkan, angka konfirmasi positif Covid-19 per Kamis (7/10) tercatat ada tambahan kasus dengan jumlah delapan orang. Sedangkan isolasi mandiri tersisa 33 orang dan ada tambahan angka meninggal dunia sebanyak dua orang.

“Untuk sembuh (selesai isolasi) juga bertambah dua orang. Total sudah 10.700 orang selama pandemi ini. Untuk perawatan di RSUD Majalengka tersisa satu orang dan di RSUD Cideres lima orang. Sedangkan ada kenaikan di RS luar Majalengka satu orang dari sebelumnya nol pasien,” tambah Agus. (ono)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.