Diberi Nama oleh Seorang Jenderal, Umur Pohon Durian Perwira 250 Tahun

oleh -11 views
DURIAN PERWIRA: Pohon durian jenis Sinapeul yang usianya sudah ratusan tahun ada di Blok Sinapeul, Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi. FOTO: ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

Majalengka memiliki buah lokal durian yang tidak asing lagi. Ya durian Sinapeul. Nama tersebut diambil dari Blok Sinapeul. Padahal sejatinya pohon durian itu jenis perwira. Usianya bahkan sudah berabad-abad ada di Kabupaten Majalengka.

ONO CAHYONO/Sindangwangi

LOKASINYA ada di Blok Sinapeul, Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi. Di lokasi tersebut terdapat pohon yang usianya sudah mencapai 2,5 abad. Blok Sinapeul akhirnya dikenal dengan sentra buah durian lokal.

Di sana hampir setiap warga memiliki pohon durian di masing-masing lahan. Pohon yang dinamai Durian Perwira tersebut memiliki ukuran batang yang sangat besar dan tinggi.

Pohon Durian Perwira itu tampak sangat berbeda dari pohon durian lainnya. Pohon Durian Perwira ini tumbuh tepat di pekarangan rumah seorang warga bernama Titin Susilawati (49).

Titin dan suaminya Heri Saptanto (53) yang juga merupakan petani sekaligus pedagang durian mengaku pohon tersebut sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Titin mengaku pohon Durian Perwira saat ini menjadi induk dari pohon-pohon durian yang ada di Desa Ujungberung.

Durian di desa tersebut mayoritas berasal dari pohon Durian Perwira ini. Saking besarnya pohon Durian Perwira diklaim sudah berusia 250 tahun atau 2,5 abad lebih.

“Saya tidak mengetahui persis berapa usia pohon durian tersebut. Usianya kalau pastinya saya tidak tahu karena udah ada dari dulu sejak kakek nenek saya juga sudah ada. Kira-kira lebih 250 tahunan,” tuturnya.

Pohon Durian Perwira sudah mendapat sertifikasi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sertifikasi itu diberikan sejak tahun 1992 silam. Sayangnya saat ini, papan sertifikasi yang tadinya terpampang di pohon tersebut sudah hilang entah ke mana.

Titin juga menjelaskan nama Durian Perwira merupakan pemberian dari seorang pelanggan durian yang seringkali berkunjung ke rumahnya. Pelanggan itu menurutnya merupakan seorang perwira TNI saat itu bernama Kuntara. “Yang menamakan Durian Perwira itu jenderal TNI dulu tahun 90-an namanya Pak Kuntara,” jelas dia.

Meski sudah berusia 2,5 abad lebih pohon Durian Perwira hingga saat ini masih terus berbuah. Bahkan buah durian dari pohon perwira itu menjadi primadona bagi para pecinta buah bernama ilmiah Durio itu.

“Sampai sekarang masih berbuah, kemarin bulan Desember panennya. Sekali berbuah lumayan banyak, tetapi saya lupa berapa sekali panen buahnya, tidak tentu,” imbuhnya.

Desa Ujungberung memang dikenal sebagai sentranya durian lokal di Kabupaten Majalengka. Di desa ini durian yang terkenal bernama Durian Sinapeul. Nama itu tidak lepas dari asal muasal durian tumbuh yakni di Blok Sinapeul. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *