Hindari Klaster Lapas, 93 Napi Terpapar Corona

oleh -10 views
ANTISPASI: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Majalengka terus melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang tahanan.FOTO: ISTIMEWA/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Guna mencegah terus terjadinya klaster yang lebih besar di kalangan warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Majalengka terus melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruang tahanan. Hal tersebut menyusul 93 warga binaan (napi) di Lapas tersebut terpapar Covid-19.

Kalapas Majalengka, Suparman mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Majalengka untuk turun langsung menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan lapas.

Penyemprotan disinfektan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Kejari Kabupaten Majalengka guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masa PPKM darurat ini.

“Alhamdulillah kami terus melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas. Salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan bekerjasama dengan Kejari,” ujar Suparman, Jumat (16/7).

Disamping itu, pihaknya juga terus memperhatikan kesehatan para warga binaan. Salah satunya, menyuplai obat-obatan dan vitamin agar para warga binaan bisa terbebas dari virus yang menimpa hampir seluruh negara di dunia tersebut.

Adapun, kabar kesehatan para warga binaan yang terpapar itu kebanyakan memang tanpa gejala. “Kami juga meminta warga binaan berolahraga dan berjemur di bawah sinar matahari setiap harinya,” ucapnya.

Sementara, Kepala Kejaksaan Majalengka, H Dede Sutisna SH MH mengatakan, dalam penyemprotan disinfektan tersebut pihaknya mengerahkan seluruh alat penyemprot yang dimiliki. Kemudian, melibatkan sejumlah pegawai untuk menjadi petugas penyemprotan.

Penyemprotan ini dilakukan dengan mengerahkan alat disinfektan yang dimiliki Kejaksaan Negeri Majalengka dan pegawai juga dilibatkan sebagai petugas yang melakukan penyemprotan.

Ia juga menyampaikan, Kejaksaan Negeri Majalengka terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan protokol kesehatan. “Diharapkan dengan begitu, penularan virus Corona di Kabupaten Majalengka bisa terus ditekan sehingga angka terkonfirmasi dan kematian ikut berkurang,” harapnya. (ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.