Jadikan MTs Maarif Sekolah Hijau dan Sehat

oleh -60 views
DILEPAS: Para siswa yang akan melaksanakan kegiatan jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) dilepas di Halaman MTs Ma'arif Cikedung Desa Maja Utara Kecamatan Maja, Sabtu (14/9). FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Aspek kebersihan dan kesehatan menjadi perhatian serius Civitas Akademika Madrasah Tsanawiyah (MTs) Ma’arif Cikedung Kecamatan Maja.

Dalam pelepasan peserta Kemah Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) di Halaman MTs Ma’arif Cikedung Desa Maja Utara Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka, Sabtu (14/9), Kepala MTs Ma’arif Cikedung Drs H E Afief Alfiana MSi mengatakan kebersihan dan kesehatan adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan.

Untuk itu, lanjut dia, kedua aspek itu harus terus dijaga dan menjadi prioritas.

“Kebersihan dan kesehatan itu penting dalam kehidupan kita, maka kalian semua dituntut untuk paham dan terus belajar agar mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari khususnya di lingkungan sekolah,” tambahnya.
Pria yang akrab disapa Kang H Encep ini menjelaskan para founding father khususnya para kiai mengajarkan bahwa kebersihan merupakan sebagian iman.

Oleh karenanya, sekolahnya betul-betul mencurahkan perhatian yang serius untuk menjadikan MTs Maarif sebagai sekolah hijau dan sehat.
“Berbekal keyakinan kita kepada nilai-nilai kebersihan sebagian dari iman maka kami serius untuk menjadikan MTs Ma’arif Cikedung ini sebagai sekolah hijau dan sehat”, jelasnya.

Ia berharap kepada semua warga MTs Maarif khususnya para siswa yang tergabung dalam organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja untuk terus menggali ilmu dan pengalaman serta menampilkan yang terbaik pada ajang Jumbara, sehingga hasilnya bisa mengharumkan nama baik sekolah.

“Bagi kalian yang akan berangkat ke acara Jumbara semoga dapat mengharumkan nama baik sekolah dan menggali ilmu serta pengalaman,” harapnya.

Di tempat yang sama, Pembina PMR MTs Maarif Cikedung, Arifah Hawa SPdI mengungkapkan sekolahnya memberangkatkan satu kontingen peserta Jumbara sebagai bentuk partisipasi dan kecintaan terhadap dunia kesehatan khususnya Palang Merah Indonesia (PMI).

Ia pun menambahkan melalui Jumbara, anak didiknya bertemu dengan semua komunitas PMR se-Kabupaten Majalengka. Hal ini tentunya akan membuat mereka mendapatkan tambahan ilmu, pengalaman serta teman.
“Melalui Jumbara ini anak-anak didik kami akan berkreasi menambah ilmu dan pengalaman juga teman dalam dunia ke PMR an”, tambahnya.(bae)