,

Kemenag Gelar Porseni Guru Madrah

oleh -33 views
BUKA PORSENI: Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr H Yayat Hidayat MAg menyerahkan bola kepada Ketua Panitia Iyan Mulyadi MPd menandai pembukaan Porseni di SMK PUI Majalengka, Sabtu (26/10). FOTO: Almuaras/radar majalengka

MAJALENGKA-  Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar Kompetisi Olahraga dan Seni (Porseni) Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Tingkat Kabupaten Majalengka tahun 2019 untuk kali pertama. Porseni guru madrasah dilaksanakan di SMK PUI Majalengka, Sabtu pagi (26/10) dan dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr H Yayat Hidayat MAg.

Menurut Yayat, kegiatan ini merupakan event penting dan strategis untuk memperkuat tubuh agar sehat. Sesuai dengan pepatah, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Selain itu kegiatan Porseni juga menjadi momen untuk menjalin ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Melalui Porseni ini jalinan silaturahmi semakin kuat dan erat, baik antar guru madrasah, maupun antar tenaga kependidikan.

Dijelaskan Yayat, Porseni ini juga merupakan upaya untuk menggali prestasi dan meningkatkan prestise madrasah. Dalam meraih prestasi dan prestise tersebut, menurut Yayat perlu semangat yang luar biasa dan sportivitas yang tinggi.

Kasi Pendidikan Madrasah, H Saepulloh MPdI menjelaskan kegiatan bertujuan sebagai ajang silaturahmi para guru madrasah se-Kabupaten Majalengka dari tingkat RA hingga Aliyah baik negeri maupun swasta. Kegiatan ini, lanjut Aep akan menumbuhkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab terhadap madrasah.

Disebutkan Aep ada sebanyak 6.700 guru madrasah di Kabupaten Majalengka. Ia berharap kegiatan Porseni guru madrasah ini bisa rutin dilaksanakan setiap tahun. “Kegiatan Porseni ini mewujudkan nilai kekeluargaan dan kebersamaan sekaligus ajang seleksi untuk tingkat provinsi,” ujarnya.

Dibeberkan, pada ajang ini dibagi 33 kontingen dengan lomba dan pertandingan seperti bola voli, tenis meja, bulu tangkis, pemilihan guru berprestasi dan paduan suara.

“Kami lombakan lagu mars dan hymne madrasah karena masih banyak guru yang belum hafal dan para peserta sangat antusias. Kami berterima kasih kepada semua pihak dan mohon maklum bila tidak sempurna dalam penyeleggaraannya,” pungkasnya. (ara/adv)