Madrasah Diterjang Longsor

oleh -14 views
BANTUAN: NU Care-LazisNU Majalengka memberikan 200 buku tulis, 20 set Alquran, 50 kitab Maulid Nabi SAW dan 4 kitab Al Muqtathofat kepada DTA Miftahul Falah, Rabu (24/2). FOTO: ISTIMEWA/ RADAR MAJALEGNKA

MAJALENGKA – NU Care-LazisNU Majalengka memberikan sebanyak 200 buku tulis, 20 set Alquran, 50 kitab Maulid Nabi SAW dan 4 kitab Al Muqtathofat kepada DTA Miftahul Falah, Rabu (24/2). Pemberian sarana tersebut setelah DTA yang berada di Dusun Cikaracak Desa Dayeuhwangi Kecamatan Lemahsugih ambruk diterjang longsor beberapa hari lalu.

Bantuan diserahkan oleh Sekretaris NU Care-LazisNU Majalengka, Joharul Arifin SHI kepada pengasuh DTA Miftahul Falah Uju Sukmana.

Akibat ambruknya gedung madrasah, 120 santri kalong yang terdiri dari santri RA 30 orang dan santri DTA 90 orang harus kehilangan kitab suci Alquran, kitab-kitab salaf, media dan alat belajar. Termasuk satu set alat hadrah karena terkubur oleh tumpukan tanah.

Kang Uju menceritakan awal mula kejadian ambruknya gedung tersebut. Pada Kamis (18/2) sore lalu hujan tidak henti-hentinya sejak pukul 4 pagi. “Seperti biasa Kamis sore itu para santri selesai pengajian. Biasanya selesai pengajian pulang dulu ke rumah untuk istirahat. Sekira jam 17.30 kembali ke madrasah untuk magrib berjamaah dan salawatan (karena malam Jumat),” tuturnya.

Tapi sore itu, kata Uju, karena hujan terus menerus sehingga para santri tidak datang kembali ke madrasah. Akhirnya dirinya keluar rumah menuju madrasah untuk menyiapkan azan. Namun sebelum masuk pas di depan madrasah terpeleset dan akhirnya terjatuh.

“Saat jatuh itu saya mendengar suara tanah dari atas bergemuruh menerjang madrasah dan tanah yang saya injak bergetar beberapa saat. Madrasah ambruk dan banyak lumpur di dalamnya,” jelasnya.

Ia mengaku bersyukur, sempat terjatuh dan para santri tidak kembali ke madrasah sehingga semuanya selamat. “Coba kalau tidak jatuh dan langsung masuk madrasah, mungkin saya bisa jadi korban,” pungkasnya.

Ketua NU Care-LazisNU Majalengka H M Zaenal Muhyidin yang ikut menyaksikan serah terima bantuan dan meninjau lokasi menyampaikan NU Care-LazisNU akan ikut membantu donasi untuk pembangunan kembali gedung DTA tersebut. “Rencananya gedung tersebut akan direlokasi ke tempat yang lebih aman, dan tanahnya sudah tersedia 30 bata,” tandasnya. (ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *