Meski Majalengka Masih PPKM Level 3, Objek Wisata Dibuka, Berikut Alasan BPBD Setempat

oleh -4 views
Objek wisata di Kabupaten Majalengka tetap dibuka meski Kota Angin masih ditetapkan sebagai daerah PPKM level 3. (Ono Cahyono/Radar Majalengka)
Objek wisata di Kabupaten Majalengka tetap dibuka meski Kota Angin masih ditetapkan sebagai daerah PPKM level 3. (Ono Cahyono/Radar Majalengka)

MAJALENGKA – Objek Wisata di Majalengka masih mendapatkan izin operasi meski masih ditetapkan sebagai daerah yang menerapkan PPKM level 3, berdasarkan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021.

Namun berbeda dengan PPKM Level 3 sebelumnya, yang masih ditutup, berdasarkan Surat Edaran Bupati Nomor:443.1/1605/BPBD yang dikeluarkan pada 19 Oktober lalu, wisata adalah salah satu yang mendapat izin beroperasi di masa PPKM level 3 ini.

“Tetapi pemberian izin operasi wisata itu dengan batasan tertentu yakni kuota 50 persen dari kapasitas,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Majalengka, Indrayanto.

Ia mengatakan, pemberian izin operasi objek wisata itu mengingat kasus baru terkonfirmasi yang landai. Adapun penetapan status level 3, dipicu karena masih rendahnya capaian vaksinasi Covid-19.

“Dibuka itu karena pertimbangan peningkatan kasus sudah landai. Hanya karena vaksin saja targetnya belum tercapai,” ujar Indra.

Menurutnya, selama ini objek wisata di Majalengka sudah sering mati suri lantaran adanya larangan beroperasi.

Pemkab berupaya menjaga agar para pengelola wisata dan dunia wisata dapat kembali bergairah. Semua pengelola wisata siap untuk pakta integritas.

Terpisah, anggota Forum Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Majalengka, Dede Sofyan menyambut baik kebijakan pemkab itu.

Para pengelola wisata di Majalengka sudah berkomitmen dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Ia menambahkan dalam pelaksanaannya para pengelola wisata di Kabupaten Majalengka melalui Forum Pokdawis, seperti harapan pemkab telah sepakat untuk menerapkan prokes ketat dan akan segera menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

“Sehingga pengunjung dan pengelola aman dan nyaman dalam berwisata,” tandas Dede. (ono/radarmajalengka)

Baca juga: