Polisi Periksa Kasus Dugaan Money Politics Pilkades

oleh -28 views
DIPERIKSA: H Dadan Taufik SH MH, kuasa hukum peserta nomor 2 pada Pilkades Bantarwaru memenuhi undangan Satreskrim Polres Majalengka, Selasa (22/6). FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – H Dadan Taufik SH MH, kuasa hukum peserta nomor 2 pada pilkades serentak di Desa Bantarwaru Kecamatan Ligung, memenuhi undangan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka, Selasa (22/6). Saat dikonfirmasi wartawan, H Dadan Taufik mengungkapkan bahwa undangan yang diterimanya untuk memberikan keterangan atau klarifikasi perkara dugaan tindak pidana money politics yang terjadi dalam Pilkades Bantarwaru.

“Kurang lebih 2 hingga 3 jam. Kita telah memberikan klarifikasi soal perkara tersebut. Kasus ini sudah masuk dalam proses penyelidikan dan ditangani oleh Unit Pindum Satreskrim Polres Majalengka,” katanya.

Sesuai rujukan laporan pengaduan yang dilakukannya pada tanggal 15 Juni 2021 lalu, sebagai kuasa hukum dirinya juga telah menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penelitian dari Satreskrim Polres Majalengka.

“Dalam surat ini telah dijelaskan bahwa proses penyelidikan ini sesuai Surat Perintah Penyelidikan Nomor Sp. lidik /138/VI/2021 Satreskrim tanggal 16 Juni 2021 dan saat ini penanganannya dilakukan oleh Subnit Pidum I Satreskrim Polres Majalengka,” imbuhnya.

Dengan adanya tahapan ini, Dadan sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan diharapkan kepada penegak hukum untuk memroses secara seadil. “Karena dalam KUHP pasal 149 ayat 1 telah dijelaskan pelanggaran ini diacam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” pungkasnya. (bae)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.