Raih KPID Award, Bupati Majalengka: Tingkatkan Program Digitalisasi di Setiap OPD

oleh -9 views
Bupati Majalengka menunjukkan trofi dan piagam penghargaan khusus dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran Digital. (Foto: Istimewa)
Bupati Majalengka menunjukkan trofi dan piagam penghargaan khusus dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran Digital. (Foto: Istimewa)

MAJALENGKA – Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi MMPd kembali menerima penghargaan khusus dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, sebagai Kepala Daerah Peduli Penyiaran Digital.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang KPID Award 2021 di Gedung Budaya Sabilulungan Soreang Bandung, Selasa (2/11).

Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet mengatakan, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas dukungan penguatan KPID secara kelembagaan dan penguatan KPID untuk melakukan kerja sama dengan lembaga penyiaran.

Hal itu agar lembaga penyiaran menjadi lembaga yang dapat menyampaikan informasi-informasi yang membangun dan positif.

“KPID Award diharapkan menjadi tolok ukur dan motivasi lembaga penyiaran untuk semakin kreatif memproduksi dan menyajikan program-program yang positif dan membangun, namun tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,” ujar Adiyana.

Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi MMPd dalam pengantarnya mengucapkan terima kasih kepada KPID Jawa Barat, yang telah berperan aktif dalam bidang penyiaran.

Peran media penyiaran dalam masa pandemi sangat penting sebagai sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Covid -19.

“Ke depan Pemkab Majalengka tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi akan meningkatkan program digitalisasi pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD), agar lebih berkembang sesuai kemajuan zaman dan teknologi,” tutur bupati.

“Saya juga mendukung Komisi Penyiaran Indonesia untuk segera dilaksanakan penyiaran dari analog ke digital, dan diharapkan masyarakat dapat menikmati perubahan penyiaran digital tersebut,” imbuh bupati.

Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, H Gatot Sulaeman AP MSi mengatakan, digitalisasi penyiaran merupakan tuntutan teknologi yang tak terelakan bagi Indonesia. Berbagai manfaat ditawarkan dengan migrasi penyiaran sistem analog ke digital.

Pemerintah telah melakukan sosialisasi dan menyiapkan berbagai sarana untuk membangun dan kesiapan masyarakat menyambut era penyiaran TV Digital.

Tahun 2022 Kabupaten Majalengka telah mengajukan bantuan set top box untuk masyarakat tidak mampu ke Kementerian Kominfo.

“Lebih lanjut disampaikan bapak bupati bahwa ini merupakan komitmen Pemerintah daerah  dalam  memujudkan penyiaran digital, sehingga masyarakat dapat menikmati tayangan penyiaran TV digital yang bersih gambarnya, jernih suaranya, dan canggih teknologinya,” tutur Gatot. (iim/adv/radarmajalengka)

Baca juga: