Rp12 M untuk Masjid di Tempat Wisata

oleh -1 views
WISATA RELIGIUS: Pemkab Majalengka telah menganggarkan Rp12 miliar untuk pembangunan masjid di tempat wisata.

MAJALENGKA- Bupati Majalengka, DR H Karna Sobahi MMPd menyatakan untuk mengukur terwujudnya visi religius bukan hanya adanya kegiatan pengajian rutin. Tetapi juga visi religius yang akseleratif dan inovatif. Karena itulah dirinya telah berdiskusi dengan dosen fakultas syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung untuk mengukur visi religius yang dicanangkan Pemkab Majalengka.

Dibeberkan orang nomor sartu di Kabupaten Majalengka ini, Pemkab Majalengka ingin mewujudkan sektor pariwisata halal dan religius. Salah satunya dengan membangun sarana ibadah masjid di kawasan wisata. Sehingga pengunjung tidak hanya terlena dengan wisata saja. Tapi bisa melaksanakan ibadah dengan nyaman. Selain di kawasan wisata, di sektor industri juga diwajibkan ada sarana ibadah yang memadai.

Dibeberkan dia, Pemkab Majalengka telah menganggarkan dana untuk pembangunan 6 masjid di kawasan wiisata termasuk Panyaweuyan Argapura sebesar Rp12 miliar.

Ditambahkan dia, untuk mewujudkan transaksi jual beli yang halal, Pemkab Majalengka akan menormalkan timbangan para pedagang termasuk di SPBU. Dia prihatin ada timbangan pedagang termasuk di SPBU yang tidak sesuai ukuran sebenarnya atau kurang pas.

“Kami sudah anggarkan Rp2 miliar untuk tera metrologi timbangan agar sesuai standar. Sesuai tuntunan agama dalam berdagang itu tidak bolh mengurangi timbangan,” kata Bupati Karna.

Lebih lanjut, Bupati Karna juga meminta agar di hotel dan penginapan di Kabupaten Majalengka agar tidak menyediakan minuman keras dan meniadakan sarana prostitusi. “Kami ingin agar hotel tidak jadi pusat kemaksiatan. Di kawasan industri atau pabrik juga ada sarana klinik kesehatan dan sarana ibadah,” tegasnya. (ara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.