Samsat Berikan Pembebasan Denda Pajak

oleh -18 views
BEBAS DENDA: Samsat Kabupaten Majalengka kembali memberikan pembebasan denda pajak kendaraan. Pembebasan tersebut diberikan sesuai dengan program “Triple Untung Plus 2021” yang dimulai 1 Agustus hingga 24 Desember 2021.FOTO: ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Samsat Kabupaten Majalengka kembali memberikan pembebasan denda pajak kendaraan. Pembebasan tersebut diberikan sesuai dengan program “Triple Untung Plus 2021” yang dimulai 1 Agustus hingga 24 Desember 2021.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) wilayah Kabupaten Majalengka, Dwi Yudhi Ginanto R mengatakan, saat ini Pemprov Jabar menggulirkan kembali program “Triple Untung Plus” untuk pembebasan dan keringanan denda pajak bagi wajib pajak pemilik kendaraan bermotor. “Program bernama Triple Untung Plus ini juga berlaku se-Jawa Barat,” ungkap Dwi Yudhi, Sabtu (31/7).

Dwi Yudhi menjelaskan, melalui program Tripel Untung plus 2021 tersebut, pihaknya akan memberikan tiga keuntungan bagi para wajib pajak.

Keuntungan yang pertama, yakni pembebasan denda pajak kendaraan bermotor. Bagi pemilik kendaraan bermotor yang terlambat membayar pajak kendaraannya tidak perlu membayarkan denda pajak, hanya pajak pokok. “Namun pembebasan denda tidak berlaku untuk pembebasan pembayaran motor baru, ubah bentuk, lelang/eks-dump yang belum terdaftar, serta ganti mesin,” katanya.

Keuntungan kedua, lanjut dia, yakni bebas pokok dan denda BBNKB II atau Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor. Pemilik kendaraan yang ingin melakukan balik nama kendaraan kedua dan seterusnya dapat memanfaatkan layanan ini secara gratis.

Ketiga, bebas tarif progresif pokok tunggakan. Keringanan ini dikhususkan untuk warga yang ingin mengajukan permohonan BBN-KB II (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) kepemilikan kedua dan seterusnya. “Keuntungan lainnya pada program Tripel Untung plus 2021 ini, yaitu, ada diskon PKB untuk WP yang tepat waktu dan diskon BBNKB I sebesar 2,5 persen,” bebernya.

Dwi Yudhi mengaku, melalui program Triple Untung Plus tahun lalu terbukti membantu para wajib pajak yang sedikit banyak terdampak pandemi Covid-19. Program tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan tertib administrasi kendaraan bermotor dan untuk memberikan kepastian hukum kepemilikan kendaraan bermotor.

“Juga sekaligus, guna menekan pertumbuhan kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) yang tidak melakukan kewajiban pembayaran PKB,” katanya.

Program Triple Plus ini juga untuk meringankan beban masyarakat terhadap kewajiban dalam melakukan balik nama kendaraan bermotor atas penyerahan kedua dan seterusnya, serta pembayaran pajak kendaraan bermotor. “Kita juga sekaligus ingin memberikan stimulus insentif dengan azas keadilan optimalisasi penerimaan PKB, SWDKLLJ dan PNBP,” jelasnya. (bae)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.