SMA Negeri 1 Sindangwangi Peduli Korban Banjir

oleh -41 views
PEDULI: SMA Negeri 1 Sindangwangi memberikan paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir di desa Pangkalanpari Kecamatan Jatitujuh, Sabtu (20/2). FOTO: ISTIMEWA/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Musibah banjir yang melanda sebagian besar wilayah utara Kabupaten Majalengka mendapatkan perhatian dari berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan kepada para korban banjir.

Salah satunya lembaga pendidikan yang ada di kabupaten Majalengka. Melalui program SMANSI Berbagi, SMA Negeri 1 Sindangwangi Kecamatan Sindangwangi peduli korban banjir di wilayah Kecamatan Jatitujuh.

Kepala sekolah SMA Negeri 1 Sindangwangi, H Toto Warsito SAg MAg mengatakan, bantuan bencana tersebut dikirim langsung  pihaknya serta para guru kepada korban bencana banjir, di Desa Pangkalanpari Kecamatan Jatitujuh, pada Sabtu (20/2).

“Kami berikan berupa paket sembako terdiri dari beras, mi instan, susu, biskuit dan pakaian layak pakai 7 dus berupa pakaian dewasa, anak-anak dan pakaian bayi, berikut peralatan salat,” ujarnya.

Ia menambahkan bantuan tersebut berasal dari sekolah maupun pribadi guru atau infak tenaga pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa sebagai rasa kepedulian terhadap sesama yang dikumpulkan secara sukarela. Hal ini juga menunjukkan kepedulian sosial dari pelajar yang tak hanya dilatih secara kognitif atau pengetahuan saja namun juga dilatih sikapnya agar memiliki empati terhadap sesama.

Ini merupakan salah satu upaya SMA Negeri 1 Sindangwangi dalam mendidik anak-anak untuk peduli sesama dan membantu yang sedang membutuhkan.

Disamping itu juga penyampaiannya berkolaborasi dengan MGMP PAI SMA Kabupaten Majalengka yang juga sebagai Ketuanya H Toto Warsito.

“Kita juga bekerjasama dengan MGMP yang menyumbang 175 paket sembako dari infak para anggota yang merupakan guru PAI SMA se-Kabupaten Majalengka,” kata Toto.

Pihaknya berharap mudah-mudahan bantuan alakadarnya ini bisa meringankan beban korban terdampak banjir. Pasalnya membantu sesama yang sedang kesusahan, merupakan perbuatan mulia. Sebagai makhluk sosial, sudah sewajarnya semua saling tolong menolong. “Terlebih jika melihat saudara kita sedang mengalami musibah atau bencana, maka kita harus membantunya,” tandasnya. (ono/opl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *