Tingkat Kesadaran Masyarakat Tinggi, Majalengka Urutan 11 Cakupan Vaksinasi Se-Jabar

oleh -6 views
Kegiatan vaksinasi di sejumlah daerah di Kabupaten Majalengka terus berjalan setiap harinya. Baru-baru ini Pemkab Majalengka melalui Satgas Covid-19 telah membentuk tim vaksinator untuk meningkatkan angka vaksinasi. Setiap tim diguyur insentif sebesar Rp500 ribu. (Foto: Istimewa)
Kegiatan vaksinasi di sejumlah daerah di Kabupaten Majalengka terus berjalan setiap harinya. Baru-baru ini Pemkab Majalengka melalui Satgas Covid-19 telah membentuk tim vaksinator untuk meningkatkan angka vaksinasi. Setiap tim diguyur insentif sebesar Rp500 ribu. (Foto: Istimewa)

MAJALENGKA – Angka cakupan vaksinasi di Kabupaten Majalengka cukup baik. Jumlahnya terus mengalami peningkatan secara drastis setiap harinya.

Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd menyebutkan, saat ini Kabupaten Majalengka berada di urutan 11 terbesar dari kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat.

“Alhamdulilah, sebelumnya kita berada di urutan ke empat (terbawah) di Jawa Barat. Upaya yang kami lakukan terus menggenjot sasaran vaksinasi membuahkan hasil. Hal ini pun mengubah kondisi status level dari 3 menjadi level 2,” kata Karna, Minggu (12/12/2021).

Bupati mengatakan tingkat kesadaran masyarakat Kota Angin dinilai menjadi kunci peningkatan angka vaksinasi di Majalengka disamping tim vaksinator dan Satgas Covid-19 beserta PKM (Puskesmas) terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat.

“Kami apresiasi kepada masyarakat juga tim yang terus bekerja keras, sehingga Majalengka berada di posisi ini. Namun saya tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan (prokes) mengingat angka konfirmasi mulai kembali naik,” imbaunya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Majalengka, H Agus Susanto menambahkan sampai Sabtu (11/12/2021) angka cakupan terus meningkat.

Total tambahan Dosis 1 mencapai 731 orang, dosis 2 mencapai 4.110 dan dosis 3 ada tambahan 13 orang.

“Tambahan itu paling banyak dari Dosis 2 masyarakat umum/rentan mencapai 3.381. Kemudian dosis 1 mencapai tambahan 777,” imbuhnya. (ono/radarmajalengka)