Yonif Raider 321 Gelar Latihan di Tempat Terbuka

oleh -9 views
SEMANGAT: Puluhan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321 Galuh Taruna latihan Taekwondo di lapangan Gelanggang Generasi Muda GGM Kabupaten Majalengka, Minggu (2/5). FOTO: ISTIMEWA/RADAR MAJALENGKA

MAJALENGKA – Puluhan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 321 Galuh Taruna melaksanakan kegiatan latihan Taekwondo di lapangan Gelanggang Generasi Muda GGM Kabupaten Majalengka, Minggu (2/5). Pelatihan beladiri ini bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan serta profesionalisme prajurit. Disamping membina para atlet asal Majalengka yang banyak pindah ke daerah lain, dengan alasan minimnya perhatian dari pemerintah daerah setempat.

“Latihan bela diri ini kami gelar di tempat umum, sebagai upaya pembinaan satuan secara bertingkat dan berlanjut,” kata Komandan Yonif (Danyonif) Raider 321/ Galuh Taruna Letnan Kolonel (Inf) Oktavianus Englana P.

Danyonif mengatakan pelatihan beladiri ini juga sebagai upaya mengasah kemampuan perorangan dalam beladiri Taekwondo. Yang diharapkan nantinya para prajurit mempunyai rasa percaya diri atas kemampuan beladiri yang dimiliki, sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika ada hal-hal yang tidak diharapkan dan membahayakan keselamatan para prajurit Yonif 321 ini bisa dipraktikkan,” ujarnya.

Mengenai tujuan dilaksanakan latihan ini, guna membentuk karakter prajuritnya, sebagai prajurit petarung, yang mampu membela diri saat menghadapi situasi yang terdesak dan mengancam, sehingga dengan latihan ini diharapkan para prajurit mampu melindungi diri sendiri dan keluarga dari ancaman yang dihadapi.

Hal senada ditambahkan Pasi Intel Raider 321, Letda (Inf) Gathaya. Dikatakan dia, dengan menguasi beladiri itu menjadi sebuah keharusan dan wajib dikuasai bagi setiap prajurit. Karena memiliki kemampuan beladiri yang mumpuni merupakan salah satu senjata bagi prajurit dalam menghadapi segala situasi dan kondisi yang terkadang tidak dapat diprediksi.

Seni beladiri juga ini sangat efektif karena terdapat bermacam-macam tehnik seperti tehnik tendangan, pukulan, bantingan, lemparan, bergulat, jatuhan dan tehnik kuncian, sehingga seni beladiri ini sangat menantang bagi prajurit untuk meningkatkan fisik dan mental.

“Melatih keberanian serta patriotisme kepada para prajurit dalam melaksanakan tugas di satuan, di mana beladiri mengandalkan ketepatan, kecepatan dan kekuatan dalam duel jarak dekat,” paparnya.

Disamping itu, sambung dia, pelatihan bela diri ini juga untuk membimbing dan membina para atlet asal Majalengka yang saat ini banyak berpindah ke daerah lain dengan alasan yang beragam. Sehingga dengan latihan ini setidaknya dapat membina mereka agar tetap bangga menjadi atlet asal Majalengka.

“Pada kegiatan ini juga, kami tetap mematuhi protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran covid-19 dengan menggunakan masker, melaksanakan physical distancing dan cuci tangan selesai kegiatan,” tandasnya.(ono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *